Selasa, 29 Mei 2012

DHARMASANTI WAISAK SE-KABUPATEN BANYUWANGI


Padahari Kamis tanggal 9 Mei 2012 umat Buddha se-Kabupaten Banyuwangi telah mengadakan peringatan Tri Suci Waisak secara bersama-sama yang disebut dengan Dharma Santi – di Vihara Dhammaharja di DesaYosomulyo, Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi.Hadir padaa cara Dharma Santi ini sekitar 1.300 orang umat dar iberbagai Vihara, selain Theravada yang merupakan mayoritas, juga Maitreya, Tri Dharma, dan Ada juga perwakilanumat Konghuchu yang menghadiri acaraini.

Bhikkhu Dhammasubho Mahathera dari Sangha Theravada Indonesia yang dikenal piawai menyampaikan pesan-pesan Sang Buddha dalam nada guyonan yang menyentil, dalam  khotbahnya mengisahkan perjalananke-Buddhaan Siddharta Gotama setela hmelakukan tapa-brata selama enam tahunlamanya. Usaimemberikankhotbah, BhikkhuDhammasubhomemberikanbukuberjudul “HidupHarmoniBerbangsa, BernegaradanBeragama, MenganyamNilaiKebangsaanlewatSeniSastraBudyaKearifanLokal” (2012) yang disusunnyasendirikepadaparapejabatBanyuwangi yang hadirpadaacaratersebut, yaitu:Staff ahlikepemerintahankabupatenBanyuwangi, CamatGambiran, Luray Yosomulyodanlainnya). 
Untukmemahamipesandalambuku yang didesainunikkarenamenampilkangambar-gambardengantulisanfalsafahini, tulisBhikkhuDhammasubhodalambukunya, haruslahtidaksemata-matadenganmenelannyamentah-mentah, namundenganmengunyah-ngunyahnya.Tidakhanyadenganmengucapkannya di mulut, namunharuslahdenganmengendapkannyasampaikedasarlubukhati. Salah satu kata-kata yang dimuatdalambukuinimisalnya: “Akhir-akhiriniduniatidakpernahkosongdariberitakekerasanantarsesamamanusia, berujungbunuh-membunuh, denganalasankarenasalahpaham. Akan tetapi yang sebenarnyaterjadibukanlahsalahpaham, melainkanadalahpahamnya yang salah.”
Peringatan Tri SuciWaisakinidisemarakkanolehpagelaranwayangkulitdenganmenampilkanwayangpurwalakonBimaSuciolehdalangmuda Ki Yuwono.
                                                                                                ***
Inilahdoa yang dipanjatkanolehBhikkhuDhammasubhoMahatheramengakhirikhotbahnyadalamperingatan Tri SuciWaisak di DesaYosomulyo, KecamatanGambiran, KabupanBanyuwangipadatanggal 9 Mei 2012 yang lalu:
Doa Sang Mpu
Terpujilah Sang Baghava, Yang MahaSuci, Yang telahMencapaiPeneranganSempurna 3X
Mahlukapapunyang berkumpul di sini; yang datangdari air, daridarat, daripuncakgunung, dariataspohon, maupun yang datangdariruangangkasa, berbahagialah.Perhatikanlahapa yang disabdakan: Perlakukanlahumatmanusiadengancintakasih, lindungilahmerekadengantekun, sebagaimanamerekamempersembahkansesajiandanmemberikanpenghormatankepadamusiang-malam.
                Alamrayainisepertiseorangibumelindungianaktunggalnya.Diberikan yang terbaik, dipancarkanpikirankasih-sayangtanpabatas, keatas, kebawah, kesampingdansekeliling.
Serta berpesan: Jagabaik-baikkekayaanalam. Gunakandenganhati-hatiwarisanhartabumi.Janganmenipu, janganmenghinasiapasaja, jangankarenamarahdanbencimengharap orang lain celaka.Karenaitusemuaakanmenjadisebab-sebabbencana.
Negara utuhapabilabangsanyatidakmelupakansejarah, rakyatnyatidakmeninggalkansastrabudayasendiri, pemimpinnyamaluberbuatjahat, takutakanakibatnya!
Doa-doanya:
Semogahujanturuntepatpadamusimnya;
Semogaduniamajudenganpesatdandamai;
Semogapemerintahberlakulurus;
Semogaparapejabat, parabirokrat, paraaparatmaubertirakat.
Semogaparapenjahatsegerabertobat;
Semoga yang miskintidakmelawan yang kaya;
Semoga yang kaya tidakmelawanpenguasa;
Semogaparapenguasatidakmerusaknegara, tidakmerusak agama, tidakmerusakalam
semesta.
Semogaparakorbansegeramendapatpertolongan;
Semogasemuamahlukberbahagia.
Sadhu, sadhu, sadhu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar